Solid GoldSolid Gold – Konvensi Nasional Partai Demokat (DNC) yang digelar di Gedung Wells Fargo, Philadelphia, Selasa 26 Juli 2016, diwarnai demonstrasi. Seperti dilaporkan AP yang dikutip Yahoo News, ratusan demonstran memprotes penetapan Hillary Clinton sebagai capres resmi partai petahana tersebut.

Mereka lebih menginginkan Bernie Sanders sebagai capres Partai Demokrat. Namun, hasil pemilihan pendahuluan menunjukkan perolehan suara delegasi Clinton lebih unggul ketimbang Sanders. Bernie sendiri telah menyatakan dukungan untuk istri Bill Clinton tersebut.

Awalnya Sanders sempat menolak untuk mundur, meskipun jumlah delegasinya lebih rendah ketimbang Clinton. Hal ini sempat memicu perpecahan di Partai Demokrat. Bahkan, Obama sempat turun tangan meminta Bernie untuk mundur. Akhirnya Bernie yang merupakan senator asal Vermont itu akhirnya bersedia mundur pada akhir Juni 2016 lalu, bukan karena diminta Obama dan elite Partai Demokrat lainnya, melainkan untuk mencegah Donald Trump menjadi presiden AS.

Kepada para pendukungnya yang mayoritas anak muda itu, Senator Vermont berusia 72 tahun tersebut mengatakan dirinya akan memberikan suara kepada saingannya, Hillary Clinton, pada pemilihan presiden bulan November 2016 mendatang.

Parahnya, di tengah pelaksanaan Konvensi Nasional Partai Demokrat (DNC), WikiLeaks membocorkan sejumlah email yang menunjukkan bagaimana sejumlah anggota Partai Demokrat ternyata secara diam-diam melalui ratusan email di antara elite Demokrat, melakukan serangan terhadap Sanders. Salah satu email yang dbibocorkan Wikileaks tersebut adalah soal ketidaksukaan Ketua Panitia Konvensi Partai Demokrat Debbie Wasserman Schultz terhadap sosok Sanders yang dinilainya atheis.

“Yang saya baca dia itu tak percaya Tuhan. Ini akan membuat dia sulit diterima sejumlah konstituen Partai Demokrat,” ujar Schultz dalam satu email kepada kader Partai Demokrat.

Bernie sendiri sempat kaget saat mengetahui bahwa sejumlah petinggi Partai Demokrat ternyata menikamnya dari belakang. Seharusnya, masalah agama tak dibicarakan karena ini tak ada hubungannya dengan kapabilitas seorang capres dalam memimpin negara. Banyak pejabat di dunia, termasuk presiden dan menteri dikenal atheis.

Meksi sempat kaget, Bernie memilih untuk bersikap bijaksana dengan meminta semua kader dan konstituen Partai Demokrat untuk bersatu. Pasalnya, tanpa persatuan, Partai Demokrat bisa kalah dari Republik. Skandal bocoran email tersebut dilaporkan telah menyebabkan ketegangan di kalangan Partai Demokrat, termasuk protes yang mewarnai konvensi juga dipicu oleh masalah internal di partai Obama tersebut.

Warga pemrotes menilai Clinton tak pantas jadi presiden karena banyak penasihat Clinton ternyata membuat kampanye hitam soal Bernie.

Ketua Konvensi Partai Demokrat Debbie Wasserman Schultz setelah emailnya terbongkar langsung mengundurkan diri. Padahal, Schultz telah mendampingi Clinton sejak mantan menlu AS ini kalah dari Obama pada Pemilu 2008 lalu. Namun, Schults menyadari bahwa keberadaan dirinya hanya akan menjadi duri dalam konvensi Partai Demokrat sehingga mundur merupakan pilihan terbaik baginya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s